SUZUKA – Kimi Raikkonen bersama Scuderia Ferrari
sejatinya hanya menempati peringkat tujuh di seri ke-14 yang berlangsung
di Singapura, akhir pekan lalu. Meski begitu ia cukup puas dengan
setting-an mobil F14T.
Pilot asal Finlandia ini senang karena mobil tim kini sudah sesuai dengan apa yang diinginkannya. Raikkonen hanya kecewa karena tidak mampu memaksimalkan kemampuan mobil di Singapura.
“Di Singapura, kami akhirnya memiliki kecepatan untuk memfokuskan pada satu putaran cepat pada kualifikasi, sebagaimana mobil akhirnya sesuai yang saya harapkan. Hanya sayang, kami tak mampu memaksimalkan performa mobil karena isu kecil sebelum putaran terakhir,” ucap Raikkonen, disadur dari Crashnet, Kamis (2/10/2014).
“Hal itu berarti kami tak mampu melakukan hal yang banyak saat perlombaan dan sulit mengembangkan kecepatan saya. Namun untuk saya, hal positif akhir pekan kemarin adalah saya akhirnya merasa cocok dengan mobil, sesuatu yang ditunggu sepanjang tahun ini,” ceritanya.
Seri selanjutnya berlangsung di sirkuit Suzuka, Jepang (5/10/2014). Raikkonen pun punya kenangan indah di sirkuit itu, karena pernah menang pada tahun 2005 dan meraihnya dengan cara yang spektakuler. Ia meraih kemenangan saat memulai perlombaan di urutan 17.
“Terlepas dari waktu pertama kali saya di Jepang dan Suzuka, ketika saya berkendara untuk Sauber dan terpaksa mengundurkan diri karena bertabrakan dengan (Jean) Alesi, saya menyelesaikan hampir setiap perlombaan di Jepang dan dengan hasil yang baik. Kemenangan di tahun 2005, merupakan salah satu perlombaan terbaik saya,” tuntasnya. (fmh) sumber
Pilot asal Finlandia ini senang karena mobil tim kini sudah sesuai dengan apa yang diinginkannya. Raikkonen hanya kecewa karena tidak mampu memaksimalkan kemampuan mobil di Singapura.
“Di Singapura, kami akhirnya memiliki kecepatan untuk memfokuskan pada satu putaran cepat pada kualifikasi, sebagaimana mobil akhirnya sesuai yang saya harapkan. Hanya sayang, kami tak mampu memaksimalkan performa mobil karena isu kecil sebelum putaran terakhir,” ucap Raikkonen, disadur dari Crashnet, Kamis (2/10/2014).
“Hal itu berarti kami tak mampu melakukan hal yang banyak saat perlombaan dan sulit mengembangkan kecepatan saya. Namun untuk saya, hal positif akhir pekan kemarin adalah saya akhirnya merasa cocok dengan mobil, sesuatu yang ditunggu sepanjang tahun ini,” ceritanya.
Seri selanjutnya berlangsung di sirkuit Suzuka, Jepang (5/10/2014). Raikkonen pun punya kenangan indah di sirkuit itu, karena pernah menang pada tahun 2005 dan meraihnya dengan cara yang spektakuler. Ia meraih kemenangan saat memulai perlombaan di urutan 17.
“Terlepas dari waktu pertama kali saya di Jepang dan Suzuka, ketika saya berkendara untuk Sauber dan terpaksa mengundurkan diri karena bertabrakan dengan (Jean) Alesi, saya menyelesaikan hampir setiap perlombaan di Jepang dan dengan hasil yang baik. Kemenangan di tahun 2005, merupakan salah satu perlombaan terbaik saya,” tuntasnya. (fmh) sumber
Tag :
sports

0 Comments for "Set-up F14T Kian Oke, Kimi Bahagia"
Silahkan berkomentar yang sopan
Bila memiliki website/blog silahkan comment as dengan name/url
atau silahkan comment as dengan Anonymous