JAKARTA - Dua pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) dan Partai Demokrat, yaitu Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jangan menyandera nasib bangsa hanya karena ego masing-masing pimpinan.
Hal itu dikatakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga
Mauladi agar ke duanya juga dapat menghilangkan kekakuan dan egoisme
dengan saling bertemu.
"Sebaiknya presiden SBY dan Ibu Megawati
itu bertemu dari dulu. Mengilangkan egonya, menghilangkan kekakuannya,
tidak boleh menyandera nasib bangsa ke depan dengan perilaku-perilaku
egoismenya," kata Viva kepada Tribun di DPR RI, Jakarta, Kamis
(02/10/2014).
Menurutnya hubungan antara Mega dan SBY bukan hanya
persoalan gaya politik maupun komunikasi politik. Tetapi, kata Viva,
hanya persoalan ego dan kekakuan.
Menurut Viva, Mega dan SBY
seharusnya juga saling bertegur sapa dan berpelukan. Ia pun mengingatkan
apabila kekauan itu sudah luntur ke duanya bisa saling berpegangan
tangan.
Sebelumnya Mega dan SBY disebut-sebut berencana melakukan komunikasi politik.
"Dua-duanya
(SBY-Mega) itu harus bertemu, bertegur sapa, berpelukan, tidak boleh
menyandera nasib bangsa ke depan itu karena ego. Itu kan gampang toh.
Presiden SBY dan Ibu Mega bisa saling berpegangan tangan kan bagus toh.
Kenapa tidak seperti itu," ujarnya.
Viva pun mengingatkan, bahwa menjalin hubungan sillaurahmi dapat memperbayak rejeki serta dapat memperbanyak umur.
Ia
menyebutkan jikalau ke dua politisi senior itu hanya membuat sekedar
wacana ingin melakukan pertemuan di suatu tempat misalnya, itu pun
dinilainya masih ada saling yang saling menahan ego,"Kalau masih (Mega
dan SBY) ngomong ketemuan dimana, itu masih ego, enggak boleh dong,"
imbuhnya.
Sementara Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDI P) Tjahjo Kumolo mengatakan Mega dan SBY tidak ada
rencana untuk saling bertemu.
Menurutnya ke duanya tidak
mengharuskan untuk bertemu karena tidak ada masalah apa-apa,"Menurut
saya (Mega dan SBY) tidak ada rencana (saling bertemu). Kan tidak
mengharuskan untuk ketemu, ada masalah apa kok harus ketemu," katanya.
Tjahjo
menambahkan bahwa Mega dan SBY tak mengharuskan melakukan sillaturahmi
sekarang. Dikarenakan setiap saat itu sillaturahmi,"Setiap saat
sillaturahmi, menjelang lebaran itu aja sillaturahmi,"terangnya.
Hubungan antara Mega dan SBY disebut-sebut tidak begitu baik. sumber
Tag :
Nasional News

0 Comments for "Mega dan SBY Harusnya Saling Sapa, Berpelukan Kemudian Berpegangan Tangan"
Silahkan berkomentar yang sopan
Bila memiliki website/blog silahkan comment as dengan name/url
atau silahkan comment as dengan Anonymous